Tampilkan postingan dengan label Rahasia Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahasia Energi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Agustus 2011

6 Kekuatan Dahsyat Manusia

1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.

2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)
Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.

3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)
Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)
Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.

5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)
Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi. 

6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)
Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi. Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya. Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.

Kamis, 11 Agustus 2011

Apa yang terjadi pada tubuh kita saat puasa?

Mulai saat Ini Anda Tak perlu lagi merasa takut kehabisan tenaga saat berpuasa, hindari bermalas-malasan dan mengurangi aktivitas fisik dari biasanya sehingga Berkah,ampunan dan pahala di bulan Ramadahan ini tetap menjadi milik kita.
Pengen tahu kenapa?? Karena Selama berpuasa, tubuh Anda menghasilkan energi sendiri dengan membakar sumber daya yang disimpan oleh tubuh. Simpanan ini terbuat dari kelebihan lemak, karbohidrat, dan gula untuk menghasilkan energi.
 
Hati adalah organ yang paling signifikan dalam proses ini, mengubah lemak menjadi zat kimia yang disebut keton tubuh berupa tiga senyawa larut dalam air yang kemudian digunakan sebagai sumber energi.

Justru, tubuh mengambil banyak manfaat dari puasa. Detoksifikasi adalah salah satu manfaat terpenting dari puasa. Sebuah proses yang teratur, detoksifikasi terjadi saat usus besar, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah bening, dan kulit menghilangkan atau menetralkan racun. Proses ini dipercepat saat puasa karena tubuh memecah lemak. Bahan kimia dan racun yang diserap dari makanan dan lingkungan yang disimpan dalam cadangan lemak, dilepaskan selama puasa.

Puasa juga menjadi penyembuh bagi tubuh, pikiran, dan jiwa dengan cara yang simultan. Pada tingkat fisik, energi dan sumber daya dialihkan dari sistem pencernaan (yang terus-menerus dilakukan saat kita tak berpuasa) ke sistem kekebalan tubuh dan proses metabolisme sehingga kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dan membangun kembali berjalan optimal.

Studi medis menunjukkan bahwa selama puasa juga bermanfaat untuk mengendalikan pertumbuhan jaringan yang abnormal pada tubuh, seperti tumor. Sang tumor menjadi kelaparan untuk nutrisi dan karenanya lebih rentan untuk dipecah dan dikeluarkan dari tubuh.

Puasa memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan sumber daya dan fokus pada pembangunan kembali pada tingkat mikroskopis seperti DNA dan RNA menjadi lebih efisien dalam mentranskripsikan protein dan jaringan yang dibutuhkan tubuh.

Perubahan lain dalam tubuh selama puasa termasuk sedikit penurunan suhu inti tubuh karena penurunan tingkat metabolisme dan fungsi tubuh secara umum. Kadar gula darah juga turun karena tubuh menggunakan cadangan glikogen dalam hati dan angka dasar metabolik (BMR) dikurangi dalam rangka untuk menghemat energi.

Sistem pencernaan, yang sangat sering kelebihan beban, dan tak henti-hentinya disuruh bekerja, juga membersihkan sendiri sehingga pencernaan lebih efisien dan penyerapan nutrisi lebih optimal. Di sisi lain, lapisan lambung dan usus mengikis masalah 'sampah' tubuh. Proses lain yang menopang infrastruktur dasar tubuh juga meningkat selama puasa, misalnya produksi hormon meningkat serta pelepasan hormon anti-penuaan.

Minggu, 07 Agustus 2011

Yang terjadi pada tubuh kita saat tidur

Manusia menghabiskan sekitar sepertiga umurnya untuk tidur. Tidur bukan hanya sekedar istirahat, tapi jauh dari itu ada proses perbaikan pada seluruh organ tubuh. Apa saja yang terjadi pada tubuh saat tidur?
Tak hanya mengistirahatkan otot, saat tidur tubuh mengalami perbaikan dan detoksifikasi (mengeluarkan racun). Tidur juga memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormon-hormon imunitas (kekebalan tubuh).

Pola tidur yang buruk berhubungan dengan kesehatan yang buruk pula. Kurang tidur yang kronis dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, obesitas, depresi, produksi hormon tidak teratur, sistem kekebalan tubuh lemah, penurunan memori, mudah marah dan penurunan konsentrasi.

1. Otak
Meski tampak pasif, tidak aktif dan aktivitas otak turun sekitar 40 persen, tetapi otak tetap sangat aktif selama Anda tidur.
Tidur malam yang khas terdiri dari lima siklus tidur yang berbeda, masing-masing berlangsung sekitar 90 menit. Empat tahap pertama setiap siklus dianggap sebagai tidur tenang atau non-rapid eye move-ment (NREM). Tahap terakhir disebut dengan gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM).
Selama tahap pertama dari tidur ada gelombang otak undulations kecil. Selama tahap kedua, gelombang ini diselingi dengan sinyal listrik yang disebut sleep spindles, yaitu semburan kecil dari aktivitas yang berlangsung beberapa detik dan membuat keadaan tenang.

Tahap ketiga terjadi gelombang lambat yang besar, semakin besar dan lambat gelombang otak makan tidur akan semakin dalam. Pada tahap keempat, 50 persen gelombang otak melambat. Pada titik ini, 40 persen aliran darah normal di otak dialihkan ke otot untuk mengembalikan energi.
Tidur REM adalah tingkat tertinggi aktivitas otak. Tahap ini biasanya berhubungan dengan mimpi yang dipicu oleh pons, yaitu bagian dari batang otak yang mengirimkan impuls saraf antara sumsum tulang belakang dan otak.

2. Mata
Meski tertutup, pada saat tidur mata bisa tetap bergerak. Gerakan mata tersebut menunjukkan perbedaan pada tahapan tidur, gerakan paling cepat terjadi pada saat tidur REM (rapid eye movement).

3. Hormon
Selama terjaga, tubuh membakar oksigen dan makanan untuk menyediakan energi. Kondisi ini disebut dengan tingkat katabolik yang didominasi dengan rangsangan hormon adrenalin dan kortisteroid.
Tetapi saat tidur, sistem hormon akan berpindah pada tahap anabolik, yaitu konversi energi untuk perbaikan dan pertumbuhan. Pada tahap ini tingkat hormon adrenalin dan kortikosteroid turun dan tubuh mulai memproduksi hormon pertumbuhan (human growth hormone atau HGH), melatonin, juga hormon seks testosteron, hormon kesuburan, FSH (follicle-stimulating hormone dan hormon LH (luteinizing hormone).
HGH mendorong pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan otot dan tulang dengan memfasilitasi penggunaan asam amino. Sedangkan melatonin adalah hormon yang diproduksi untuk membantu manusia untuk tidur. Hormon ini disekresikan oleh kelenjar pineal jauh di dalam otak, ini membantu tubuh mengontrol irama dan siklus tidur-bangun.

4. Sistem kekebalan
Terjadi peningkatan produksi sistem kekebalan tubuh dan protein tertentu selama tidur, sebagai agen tertentu yang memerangi penyakit. Pembunuh kanker yang disebut TNF (tumour necrosis factor) juga dipompa melalui pembuluh darah saat tidur. Inilah yang menyebabkan tidur yang cukup dapat membantu melawan infeksi.

5. Suhu tubuh
Pada malam hari, suhu tubuh bersamaan dengan adrenalin mulai turun. Berkeringat mungkin terjadi sebagai usaha tubuh untuk mencoba memerangi kehilangan panas.

6. Kulit
Selama tidur nyenyak, tingkat metabolisme kulit dipercepat dan banyak sel-sel tubuh menunjukkan peningkatan produksi dan mengurangi kerusakan protein. Inilah yang menyebabkan tidur malam yang cukup dapat mempercantik kulit.

7. Pernapasan
Ketika tertidur, otot tenggorokan akan rileks sehingga tenggorokan semakin sempit setiap kali menghirup udara. Mendengkur terjadi ketika tenggorokan menyempit dan bagian dari saluran udara bergetar.
8. Mulut
Air liur diperlukan untuk melumasi mulut dan untuk makan. Tapi selama tidur, aliran saliva berkurang sehingga menyebabkan mulut kering di pagi hari. Namun, mulut bisa sangat aktif selama tidur, yang menyebabkan orang secara tidak sadar mengertakkan gigi pada saat tidur.

9. Otot
Meskipun orang dapat mengubah posisi tidur sekitar 35 kali semalam, otot-otot tubuh tetap rileks. Hal ini memberikan kesempatan bagi jaringan untuk diperbaiki dan dipulihkan.

10. Darah
Denyut jantung turun antara 10 dan 30 denyut per menit ketika tidur. Hal ini menghasilkan penurunan tekanan darah, yang terjadi dalam tidur nyenyak. Selama istirahat, darah mengalir dari otak, melemaskan arteri dan membuat anggota tubuh yang lebih besar. Sel-sel dan jaringan yang memecah untuk menghasilkan limbah beracun juga menjadi kurang aktif saat tidur. Hal ini memberikan kesempatan untuk jaringan yang rusak untuk dibangun kembali.

11. Sistem pencernaan
Selama tidur, kecepatan sistem pencernaan akan melambat. Untuk alasan ini, makan larut malam tidak dianjurkan karena enzim dan asam lambung yang berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi tidak aktif, sehingga bisa menumpuk kalori dalam tubuh.

Sabtu, 16 Juli 2011

Fakta Ajaib Tentang Air

Air adalah Sumber Kehidupan, Tanpa Air makhluk hidup akan mati. Bayangkan saja ketika kita dilanda Kemarau berkepanjangan, Begitu sulit mendapatkan air, bahkan sampai ada yang saling bunuh untuk menapatkan air, itulah sebabnya air menjadi kebutuhan yang sangat pokok untuk kelangsungan kehiudapn di alam semesta ini. 

Tahukah anda bahwasanya air memiliki keajaiban yang sangat luar biasa...!!! Ternyata air dapat mendengar dan molekulnya berubah bentuk.

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, dikataka bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.
Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah…..!!!

Berikut adalah gambar keajaiban air tsb :
Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam kristal seperti gambar dibawah:
Ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.

Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga.

Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur.

Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Seperti lagunya, kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dengan harmonis.

Saat diungkapkan ‘war’, kpd kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip Pesawat (WTC 9 september). Gambar direkam sebelum kejadian.

Selanjutnya ditunjukkan kata ”Malaikat” : terbentuk rantai dengang kristal hexagonal yangg indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata “setan”, kristal berbentuk buruk dengang bola api ditengah (gambar kanan).

Kristal air yang direkam dari mata air yangg masih jernih di Jepang.
Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan.
Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar.
Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

 “Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (QS. Al Anbiya : 30)

Wallahu a'lam

Sabtu, 28 Agustus 2010

Energi Dalam Tubuh Manusia

A. ENERGI DALAM TUBUH MANUSIA
 Dalam bahasan kali ini akan dibahas mengenai energi dalam tubuh manusia. Energi artinya adalah tenaga dan metafisika adalah yang berada di luar tubuh manusia. Sebenarnya energi metafisika sering disinggung-singgung dalam Al Qur’an. Salah satunya adalah Q.S Ar-Raad ayat 11 yang menyatakan bahwa manusia dijaga oleh ‘sesuatu’ yang selalu mengikuti dan melingkupinya. Banyak yang menganngap sesuatu itu adalah malaikat, mungkin karena pada waktu itu belum dikenal istilah energi sehingga dinyatakan dengan kata ‘sesuatu’.
Mengapa ‘sesuatu’ itu dianggap sebagai energi bukan malaikat? Sebab bila sesuatu itu malaikat maka dalam Al Qur’an akan ditulis nama malaikat itu seperti malaikat jibril. Meskipun kita tidak dapat dipungkiri bahwa dalam Al Qur’an-pun disebutkan ada malaikat Raqib dan Atid yang mencatat amal-amalan kita yang baik atau buruk yang selalu mengikuti kita ke mana pun. Namun jika kita kaji lebih dalam makna ‘sesuatu’ ini sangat mendekati esensinya dengan energi atau spectrum energi yang sering di sebut dengan aura.

Apa itu aura? Secara ilmiah aura adalah spectrum energi yang dikeluarkan oleh tubuh manusia yang keluar dari proses metabolisme tubuhnya. Semakin baik metabolisme tubuh maka semakin baik pula aura yang yang terpancaroleh tubuhnya. Jika metabolisme tubuh baik maka energi yang dihasilkan akan melimpah ruah. Untuk memperoleh energi yang melimpah ruah itu kita harus mengelola metabolisme tubuh kita dengan cara latihan terutama latihan gerak dan pernapasan seperti yoga. Secara ilmiah dapat dijelaskan sebagai berikut :

O2 + Adenosin Triphospat (ATP) + Glikogen → Energi 

Dari skema di atas dapat dilihat proses latihan pernapasan. Oksigen yang di hirup pada proses pernapasan dan ATP yang berasal dari dalam tubuh manusia ditambah Glikogen yang berasal dari pecahan glukosa dan karbohidrat dari makanan yang dimakan oleh kita menghasilkan energi. Dan gerakan khusus digunakan untuk mengatur jala)nnya energi dalam tubuh berupa hawa panas yang bergerak karena digerakan oleh pikiran kita.
Contoh-contoh orang yang memiliki aura yang baik :

1. Ada seorang wanita anggaplah si (A) yang wajahnya biasa-biasa namun wajahnya sedap dipandang. Lalu ada wanita lain anggaplah si (B) yang secara fisik cantik namun kita enggan melihatnya. Dari contoh ini dapat kita simpulkan bahwa si (A) memiliki aura yang lebih kuat dan baik daripada si (B) walaupun secara fisik si (B) lebih baik dari si (A). Hal ini bisa karena makanan, prilaku dan pikiran si (A) yang selalu baik dan positif
2. Lalu dapat kita lihat di wajah para orang muslim yang ikhlas dapat terlihat dari wajahnya sangat cerah dan damai dalam suka dan duka. Itu karena karena ia yakin bahwa Allah SWT yang memiliki semua yang ada di alam semesta. Jika dikaji secara ilmiah ini terjadi karena orang ikhlas tidak memiliki beban dalam hidupnya. Sehingga pikiran, perbuatan yang positif itu dapat membuat proses metabolisme tubuhnya berjalan opyimal dan tidak terhambat.
3. Selain itu ada seorang yang rajin mengerjakan ibadah sholat fardu 5 waktu maka wajahnya akan cerah pula. Dalam Al-Qur’an di terangkan bahwa setiap muslim tidak boleh menunda-nunda sholatnya, hal ini karena jika kita melaksanakan sholat secara tidak langsung dari gerakan kita akan membuka aliran darah dan menyerap energi positif yang melimpah pada waktu itu. Hal ini telah dibuktikan para ilmuan biologi bahwa pada saat datangnya waktu sholat fardu tubuh manusia sedang dalam keadaan optimal untuk menyerap energi baik dari luar (alam) maupun dari dalam (proses metabolisme) bila kita melakukan gerakan dan pernapasan tertentu, sebab aliran darah dan organ pernapasan manusia sedang dalam keadaan optimal. hingga saat ini gerakan yang paling baik untuk menyerap dan menghasilkan energi itu adalah gerakan sholat.
Apalagi jika khusuk maka selain energi namun gelombang doa yang kita pancarkan akan semakin kuat sehingga wajar saja bila orang sholat doanya sering terkabul sebab apabila gelombang doa kita kuat maka kita akan dekat dengan Allah SWT dalam arti doa kita tersampaikan. Maka hal ini relevan dengan isi sebuah hadist shahih yang menyatakan bahwa sholat itu tiang agama.
Subhanallah…!!!
Sebenarnya banyak contoh lain yang tidak dapat dijelaskan secara rinci satu per satu. 

B. ENERGI METAFISIKA
Metafisika berasal dari dua kata yaitu meta dan fisika. Meta artinya adalah luar dan fisika artinya tubuh atau wujud, jadi dapat disimpulkan bahwa meta fisika adalah luar tubuh manusia.
Menurut dicky Zaenal Arifin (2006 : 6) Energi metefisik adalah energi yang diserap dari alam dan dimanfaatkan atau di dapat dengan cara diisi oleh guru, dengan cara bertapa atau puasa.
Dicky Zaenal Arifin (2006 : 6-15) membagi energi metafisik menjadi 4 yaitu energi metafisik yang diturunkan oleh Allah, energi metafisik bantuan malaikat, energi metafisik bantuan jin dan energi metafisik tenaga luar.

1. Energi metafisik yang diturunkan oleh Allah
energi metafisik yang diturunkan oleh Allah kepada orang-orang yang di kehendaki-Nya tanpa perantara apa-apa. Biasanya orang-orang ini memiliki misi tertentu terutama untuk syiar-syiar islam. Menurut jenisnya energi metafisik jenis ini terbagi 3 yaitu ;

1) Tenaga metafisik mu’jizat, tenaga metafisik yang Allah turunkan kepada Nabi. contoh tongkat nabi Musa A.S yang dapat berubah menjadi ular dan membelah lautan.
2) Tenaga metafisik karomah, tenaga metafisik yang Allah turunkan kepada para wali dan mujahidin yang membela islam yang bertujuan untuk menunjukan keagungan Allah.
3) Tenaga metafisik maunah, tenaga metafisik yang Allah turunkan kepada orang-orang tertentu untuk menandingitenaga metafisik aliran hitam.

Tenaga metafisik mempunyai sifat dapat diturunkan hal ini dapat kita lihat dalam Q.S Shaad ayat 36-39 seperti berikut :
“Lalu kami tundukan angin kencang untukmu, angin mana saja dapat berhembus ke mana saja menurut kemauannya. Dan kami tundukan pula untuk dia setan-setan, semua ahli bangunan dan penyelam. Dan setan-setan lain (yang) membangkang, bersama-sama diikat dengan belenggu. Inilah 3 nikmat utama yang kami karuniakan kepadamu, boleh engkau berikan kepada orang lain atau engkau tahan untuk dinikmati sendiri tanpa pertanggungjawabannya.” (QS Shaad : 36-39)
Dalam QS. Shaad di atas menerangkan tentang mu’jizat yang Allah berikan kepada Nabi Sulaeman A.S. Di dalam surat itu jelas di katakan bahwa tenaga metafisik dapat di turunkan dengan pertanggungjawaban di akhirat kelak.

2. Energi metafisik bantuan malaikat
Tenaga metafisik bantuan malaikat merupakan bala bantuan malaikat yang diberikan oleh Allah SWT kepada mujahid yang sedang berperang. Ini sesuai dengan firman Allah, “Ingatlah, ketika kamu memohon pertolongan kepada tuhanmu lalu diperkenankan-Nya; bahwa aku akan mengirim kepadamu dengan seri malaikat dan beribu-ribu malaikat lagi akan saling susul menyusul”. (Q.S. Al Anfal :9).
Hal ini terbukti saat afganistan melawan zionis uni soviet. Banyak tentara soviet yang menceritakan melihat tentara Afganistan yang hanya puluhan orang bagaikan pasukan besar yang bersenjata sangat lengkap.

3. Energi metafisik bantuan jin
Energi metafisik bantuan jin ini secara ringkas adalah energi yang berasal dari jin yang proses pengisian kekuatannya dengan cara bertapa yakni berdiam diri pada suatu tempat yang di anggap angker dan memiliki kekuatan gaib dan dengan cara itu jin-jin akan merasuki tubuhnya dan ia mendapat kekuatan dari jin-jin itu, berpuasa dengan tujuan memperoleh kekuatan, membaca mantra atau wirid. Hal-hal ini tidak disukai Allah karena hal ini adalah perbuatan syirik dan mempersekutukkan Allah.
Adapun hadis yang menanggapi hal ini yakni, orang yang berpuasa karena ilmu tidak akan mendapat ganjaran apa-apa dari allah, dalam sebuah hadist qudsi Allah berfirman, “semua, perbuatan anak adam itu untuknya, kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah r.a)
Dan dalam hadist qudsi yang lain Allah berfirman, aku paling kaya dari segala sekutu untuk disekutukan. Oleh sebab itu, barang siapa melakukan suatu amalan yang disekutukan kepada yang lain maka kubiarkan dia bersama sekutunya” (HR. Muslim dari Abu Hurairah r.a)
Dan Allah mengutuk orang yang berwirid untuk memperoleh ilmu dalam Q.S Al A’raf ayat 7, Allah berfirman : “ dan bagi Allah nama-nama yang baik. Maka, bermiohonlah kepada-Nya dengan nama-nama baik itu dan tinggalkannlah orang-orang yang menyimpang (menyebut) nama-nama-Nya. Kelak mereka mendapat balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.

4. Energi metafisik tenaga luar
energi metafisik ini berasal dari tubuh manusia diri bukan berasal dari mahluk gaib melainakan dari tubuh manusia itu sendiri. 

C. PEMANFAATAN ENERGI METAFISIK DAN TENAGA DALAM SAAT INI
Energi metafisik pada saat ini masih banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang terlepas dari cara memperoleh dan jenis energi metafisik dan tenaga dalam yang digunakan. Pemanfaatan energi ini saya bagi menjadi 2 yaitu pemanfaatan positif dan negative.
1. Manfaat positif, pemanfaatan energi ini meliputi pengobatan tenaga dalam dengan cara memanfaatkan energi panas yang dihasilkan dari tenaga dalam untuk mengobati penyakit sebab energi panas itu dapat merangsang antibody dalam tubuh pasien yang di terapi. Selain pengobatan energi ini dimanfaatkan sebagai senjata atau beladiri sebab bila kita mempelajari tenaga dalam tubuh kita bisa menjadi kuat dan kebal terhadap pukulan secara fisik.
2. Manfaat negative, digunakan untuk kejahatan seperti hipnotis menggunakan energi pikiran untuk mempengaruhi orang lain. Selain hipnotis kita juga mengnal santet atau teluh sebagai cara yang dilakukan untuk membuat orang menjadi sakit, miskin atau apapun yang merugikan. Selain itu ilmu hitam digunakan sebagai pelet dan pengasihan supaya dipercaya dan disukai orang lain atau untuk mendapatkan kekayaan dan kejayaan secara instant.

D. KESIMPULAN
Energi baik itu energi dalam tubuh manusia atau tenaga dalam dan metafisik telah diterangkan dalam Al Qur’an. Sifat-sifat energi ini sangat kuat dan dapat di berikan atau di transferkan kepada orang lain.
Selain itu energi ini dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia baik itu bersifat menguntungkan maupun merugikan. Namun sebagai manusia kita harus mempercayaai bahwa Allah adalah pemilik semua kekuatan sehingga kita tidak perlu takut dengan hal-hal seperti itu sebab Allah akan memberikan bantuan-Nya kepada umat-Nya yang meminta kepada-Nya

Rabu, 23 Juni 2010

REINKARNASI, adakah?

Jiwa manusia itu kekal. Meskipun tubuh fisik mati, jiwa/rohnya nggak ikut mati. Kematian hanyalah sebuah transisi ke kehidupan selanjutnya. Reinkarnasi sayangnya hanya di ketahui sebagai "kelahiran-kembali". Padahal BUKAN ITU esensinya. Pada bagian akhir artikel saya sajikan esensi konsep reinkarnasi yang jarang diungkap. Pastinya akan mengguncang iman kita he he he ...(siap?). Tertama bagi yang terbiasa menjalankan agama dengan otak kiri(logika dan matematika).
Kesulitan posting kali ini adalah bagaimana menjelaskan konsep reinkarnasi dengan singkat dan mudah di mengerti. Untuk itu saya membagi menjadi 2 bagian penjelasan :
A. Reinkarnasi sepanjang sejarah peradaban dan agama.
B. Reinkarnasi dilihat dari ilmu pengetahuan terkini (medis dan fisika kuantum).
Jadi ? Dah siap untuk terguncang? Cepat cari pegangan

A. Reinkarnasi sepanjang sejarah peradaban dan agama.

Konsep reinkarnasi telah dianut oleh separuh populasi dunia selama ribuan tahun. Orang-orang di Asia,Afrika,Amerika,Australia dan Eropa percaya bahwa kematian bukanlah akhir. Dan kita akan dilahirkan kembali dengan tubuh yang lain.

Orang Mesir kuno menguburkan mantra-mantra gaib bersama orang-orang mati dengan tujuan agar mereka dapat dilahirkan kembali dalam bentuk apapun yang mereka inginkan.
Di Yunani ratusan tahun sebelum masehi kaum Orphic percaya ada sisi gelap dan sisi terang manusia. Dalam kelahiran berkali-kali itulah manusia belajar melenyapkan sisi gelap dan akhirnya menjadi terang sepenuhnya.

Ajaan-ajaran kaum Orphic inilah kemudian di anut oleh Phytagoras. Bahkan dia mampu untuk mengingat kehidupan-kehidupan lalunya sebagai seorang prajurit Troya bernama Euphorbus,seorang peramal bernama Hermotimus yang di bunuh oleh lawan-lawannya,seorang nelayan Cypriot bernama Pyrrhus,seorang pelacur di Phoenicia,seorang petani di Thrace dan istri seorang penjaga toko di Thrace.

Di Timur reinkarnasi adalah landasan utama dalam iman Hindu,Buddha,Jin,Sikh. Walau awalnya reinkarnasi tidak di kenal dalam agama Shinto, tapi setelah Buddhisme masuk ke Jepang di abad 12 lambat laun reinkarnasi mulai menjadi bagiaan sistem kepercayaan di sana.

Reinkarnasi bukanlah bagian dari iman Islam dan Kristen. Tapi kaum sufi sungguh-sungguh menerima konsep kelahiran kembali ini. Jallaludin Rumi dengan tegas mengatakan : " Setelah ini aku masih akan dilahirkan sekali lagi sebagai manusia. Setelah itu aku akan dilahirkan sebagai malaikat (dewa). Selanjutnya aku akan dilahirkan ke dalam bentuk yang masih belum aku pahami".
Reinkarnasi memainkan peran penting pada iman Kristen awal. Tapi pada tahun 553 M dewan kota Konstantinopel menetapkan bahwa reinkarnasi sebagai doktrin bidah. Reinkarnasi kembali di cap bidah oleh dewan kota Lyons pada tahun 1274 dan Florence pada tahun 1493. Memaksa para penganutnya untuk bergerak di bawah tanah.

Pada periode reinasans di Eropa bangkit ketertarikan atas gagasan-gagasan Pytagoras,Kaballah,Platonisme. Leonardo da Vinci adalah salah seorang di masa itu yang menerima gagasan reinkarnasi.

Reinkarnasi banyak di sebut-sebut dalam kitab Bhagawad Gita dan Upanishad orang India (Hindu kuno). Dalam Buddhisme tujuan utamanya adalah terbebas dari siklus kelahiran kembali yang yang tak berujung akhir dan mencapai Nirwana. Sedang ayat-ayat rujukannya di Alquran dan Injil banyak di sukai.

Ketertarikan reinkarnasi di Eropa dan Amerika semakin berkembang di abad 18 dan 19. Benjamin Franklin dan Thomas Paine menulis tema-tema tentng itu di Amerika. Sementara secara bersamaan Voltaire,Victor Hugo,George Sand,Gustave Flaubert di Perancis, Goethe,Immanuel Kant,Lessing di Jerman dan David Hume,Alexander Pope di Inggris mendidik publik dengan subyek reinkarnasi.

Di periode selanjutnya Edgar Cayce (1877-1945) adalah pendukung kuat reinkarnasi. Mula-mula ia menyebut reinkarnasi dan karma saat sedang trance. Karena ia belum pernah mendengar tentang ini sebelumnya,Ia lalu beranggapan bahwa reinkarnasi adalah ajaran kaum kafir. Rekan-rekannya mendorong untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Setelah beberapa kali percobaan ia menyimpulkan bahwa itu semua tak ada hubungannya dengan kekafiran. Keberhasilannya untuk melihat kehidupan-kehidupan lau orang lain makin mengefektifkan dirinya dalam memperlakukan pasien-pasiennya. Antara tahun 1923-1945 Cayce telah 2500 kali membaca kehidupan-kehidupan lalu orang lain yang data-datanya disimpan oleh Association for Research and Enlightment di pantai Virginia.

B.Reinkarnasi dilihat dari ilmu pengetahuan terkini (medis dan fisika kuantum).

Saat tubuh fisik mati, ia akan terurai kembali menjadi partikel. Tapi jiwa/roh kita yang berbentuk medan energi tak ikut mati. Karena energi tak bisa mati. Ada hukum fisika tentang kekekalan energi, bahwa energi tak bisa dimusnahkan hanya berubah bentuk ( baca artikel Manusia adalah Makhluk Energi ). Nah saat orang meninggal kemana energinya? Kita nggak bisa melihat energi orang yang baru meninggal karena sub-sub atomnya berputar sangat cepat diluar jangkauan mata. Tapi medan energi itu tetap ada berbentuk potensi. Potensi untuk dilahirkan kembali ke dunia lain.( baca Kemana Hilangnya Energi Manusia )

Di dalam Islam kita tidak mengenal istilah Reinkarnasi. Tetapi yang terjadi adalah hukum kekekalan energi seperti tersebut di atas. Energi tidak dapat dimusnahkan, ia hanya ia hanya berubah bentuk. Dari alam Ruh, ke alam kandungan kemudian lahir ke alam dunia, menjadi manusia bayi, tmbuh jd anak-anak, kemudian menjadi dewasa, menjadi tua, dan akhirnya jasad pun mati meninggalkan alam dunia ini, dan bergerak lagi menuju alam kubur hingga menunggu datangnya hari kiamat dan akhirnnya bergerak lagi menuju wadah energi yang sangat besar yaitu akhirat. Energi positif akan menarik positif pula dan energi negatif akan menarik unsur negatif pula. Apabila di dunia kita banyak hal negatif maka kita juga akan masuk ke dalam wadah energi negatif yaitu Neraka dan kita kekal abadi di dalamnya, begitu juga apabila hidup kita dipenuhi dengan unsur positif, maka kita juga akan masuk dalam wadah energi positif yaitu Surga dan kekal abadi selamanya. (Hukum Kekekalan Energi)

Jumat, 18 Juni 2010

Pembuktian Nilai Konstanta C (Kecepatan Cahaya) dengan Quran

Jika kita pernah belajar ilmu fisika, maka kita pasti mengenal yang namanya kecepatan cahaya yang disimbolkan dengan C yang merupakan kecepatan jagad raya. Berdasarkan penemuan seorang sarjana Muslim,
ternyata besarnya kecepatan cahaya dapat dihitung melalui persamaan yang diturunkan berdasarkan ayat Al Qur’an. 
Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana nilai C dihitung berdasarkan ayat Al Qur’an silahkan click di sini yaitu sebuah presentasi dalam file Ms Power Point.

Kamis, 17 Juni 2010

Manusia Adalah Makhluk Energi

Ada satu ungkapan yang menarik dari James Ray dalam buku The Secret karya Rhonda Byrne tentang manusia:

“ Kebanyakan orang merumuskan dirinya sebagai tubuh yang terbatas, tetapi Anda bukanlah tubuh yang terbatas . Bahkan dibawah mikroskop Anda adalah sebuah ladang energi .Yang kita ketahui tentang energi adalah : Anda pergi kepada seorang fisikawan kuantum dan berkata” Apa yang menciptakan dunia?” . Dan ia akan berkata “ Energi” . Baiklah jelaskan energi itu” Energi tidak pernah dapat diciptakan atau dihancurkan , dulu sekarang maupun nanti, energi selalu ada , sesuatu yang pernah ada selalu ada. Energi bergerak kedalam bentuk, melalui bentuk dan keluar dari bentuk” . Anda pergi keseorang teolog dan bertanya” Apa yang menciptakan semesta?” Dan ia akan berkata, ”Tuhan ” . Jelaskanlah tentang Tuhan .” Dulu , sekarang maupun nanti Tuhan selalu ada, tidak pernah bisa diciptakan atau dihancurkan, segala sesuatu yang pernah ada akan selalu ada, selalu bergerak melalui bentuk dan keluar dari bentuk. Anda lihat ini adalah penjelasan yang sama, dengan terminologi yang berbeda. Jadi jika anda fikir anda adalah sekedar seonggok daging yang berlarian kesana kemari , coba fikirkan lagi. Anda adalah mahluk spiritual! Anda adalah ladang Energi, yang beroperasi disebuah ladang energi yang besar. ”


Anda adalah mahluk spiritual, anda adalah gumpalan energi yang kekal dan abadi demikian ungkap James Ray dalam The Secret.
Al Qur’an telah menjelaskan bahwa manusia adalah mahluk yang kekal dan abadi. Sejak dulu mulai dari alam Ruh, lahir kedunia, wafat masuk alam barzakh dan dibangkitkan kembali dihari kiamat, sampai hari berhisab, kemudian mendiami surga atau neraka, manusia tetap ada dan abadi selamanya. Diri manusia tetap ada, ia hanya berubah bentuk seperti energi, dari setetes mani, segumpal darah, segumpal daging, menjadi bayi, anak2, manusia remaja, manusia dewasa, orang tua, wafat masuk alam barzakh, berbangkit dikumpulkan di padang mahsyar, berhisab, mendiami syurga atau neraka, abadi selama lamanya. Itulah manusia mahluk energi.

Allah telah menjadikan segala sesuatu berpasang pasangan hanya ada dua macam energi yaitu energi positif dan energi negatif. Energi positif akan menarik unsur positif dan energi negatif akan menarik unsur negatif pula. Perhatikan firman Allah dalam S Yasin

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. ( Yasin 36)

Energi positif bersumber pada Allah penguasa tunggal dialam semesta yang pada akhirnya akan berkumpul di dalam syurga Allah. Energi negatif bersumber pada kekuatan syetan yang pada akhirnya akan berkumpul di dalam neraka yang telah disediakan Allah. Sebagai mahluk energi yang kekal dan abadi, anda akan menghimpun energi positif atau negatif didalam diri anda.

Energi positif dalam diri anda akan menarik kekuatan positif pula demikian pula energi negatif dalam diri nanda akan menarik kekuatan negatif pula. Saat ini setiap saat selalu terjadi pergumulan antara kekuatan negatif dan positif didalam diri anda. Kekuatan mana yang akan menang? Tergantung kemana anda berpihak. Jika anda berpihak pada Allah, kekuatan positif akan menguasai anda dan tempat akhir anda adalah syurga. Jika anda berpihak pada syetan maka kekuatan negatif akan menguasai anda dan tempat akhir anda adalah neraka jahannam.

Fikiran dan hati anda adalah kekuatan yang dapat menghimpun energi positif atau negatif didalam diri anda. Jika fikiran dan hati anda dipenuhi hal negatif, putus asa, tidak ada harapan, kebencian, dendam, dengki, kemiskinan, kemelaratan, kejengkelan, musyrik, tidak percaya pada Allah, tidak percaya pada kehidupan akhirat dan lain sebagainya, maka hidup anda akan diselubungi energi negatif yang akan membawa anda pada kesengsaraan dunia dan akhirat. Jika fikiran dan hati anda dipenuhi hal positif iman pada Allah, kehidupan akhirat, sabar, ikhlas, tawakal, taqwa, optimis, penuh harapan, penuh rasa syukur, bahagia, nyaman, tentram, merasa berkecukupan dan lain sebagainya maka hidup anda akan diselubungi energi positif yang akan membawa anda pada kebahagiaan hidup didunia dan akhirat.

Perhatikan apa yang menguasai hati dan fikiran anda saat ini, unsur positif atau negatif kah? Anda adalah mahluk energi yang kekal dan abadi, hidup dan mati hanya suatu proses perubahan bentuk. Jika anda berpihak pada Allah maka energi positif akan menguasai seluruh hidup anda, jika anda berpihak pada syetan maka energi negatif akan menguasai kehidupan anda. Firman Allah dalam S An Nur ayat 21:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ( An Nur 21 )

Sebagai mahluk energi anda adalah mahluk yang kekal dan abadi. Anda tidak akan pernah hancur dan musnah. Anda hanya berubah bentuk dari setetes air, anak bayi, manusia, mayit., masuk alam barzakh, hari kebangkitan, kehidupan syurga atau neraka. persiapkanlah hidup anda untuk menempuh perjalan panjang yang tidak ada batas ruang dan waktu itu, anda akan menempuh perjalanan yang tak terbatas. Jangan terpesona oleh kehidupan dunia yang hanya sementara waktu, perjalanan hidup masih panjang, tidak akan pernah berakhir.

Perhatikan peringatan Allah dalam S Fathir ayat 5 -6 :

5- Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah setan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.

6- Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (Fathir 5-6)

Sebagian besar manusia hanya fokus pada kehidupan dunia saja, mereka tidak mempersiapkan diri untuk kehidupan yang panjang dan abadi. Manusia hanya mempersiapkan diri untuk kehidupan sesaat, yaitu kehidupan dunia, mereka sekolah, bekerja, menuntut ilmu, ikut program asuransi, menghimpun kekayaan, membuat rumah, investasi dimana mana, semua hanya untuk kehidupan yang singkat di dunia saja. Sebagai mahluk energi mereka lupa dan tidak menyadari bahwa mereka adalah mahluk abadi, yang sedang menempuh perjalanan panjang tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Kematian bukan berarti akhir dari segala galanya, kematian hanya perubahan bentuk energi. Perjalanan masih berlanjut di alam ghaib.

Kematian adalah awal perjalan panjang yang sebenarnya. Teman teman muslim sudahkah anda mempersiapkan diri untuk menempuh perjalanan panjang itu? Ingat firman Allah dalam S Al Hasyr ayat 18 :

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al Hasyr 18)

Agar dapat menempuh perjalan panjang menembus ruang dan waktu, dengan aman kita perlu menghimpun energi positif dalam diri kita. Energi positif bisa didapat dengan mendekatkan diri pada sumber energi positif yang tak terbatas yaitu Allah SWT. Tanamkan sifat positif dalam hati dan fikiran, Iman, Taqwa, Tawakal, Syukur, Ikhlas, Selalu berbuat kebaikan , Ingat pada Allah dimanapun berada, ikuti perintahNya jauhi laranganNya. Sadarilah bahwa anda adalah mahluk energi yang abadi, anda tidak akan pernah hancur dan musnah, anda hanya berubah bentuk. Perjalanan anda akan berakhir didalam Syurga atau Neraka kekal abadi selamanya disana ( baca juga artikel ”7 tahap perjalanan hidup manusia ” di blog ini ) .

Perasaan, fikiran dan kehidupan anda sangat dipengaruhi oleh energi yang menguasai anda, energi positif atau negatif. Jika anda dikuasai oleh energi positif yang bersumber pada Allah, anda akan merasa bahagia, gembira, hidup berkecukupan, bebas dari stress dan perasaan tertekan. Anda bisa merasakan kenikmatan hidup selamanya didunia maupun akhirat, sepanjang waktu berjalan. Apapun bencana dan kesulitan yang mendatangi anda tidak akan menyebabkan anda menderita dan tertekan.

Namun jika anda dikuasai oleh energi negatif yang bersumber dari syetan, anda akan merasa tertekan, sedih, stres berkepanjangan, sakit yang tiada henti, hidup serba kekurangan. Anda akan merasakan kesulitan dan penderitaan yang berkepanjangan didunia dan akhirat, sepanjang waktu berjalan. Apa saja musibah dan kesulitan yang menimpa terasa sangat berat dan menekan.

Energi positif bisa kita himpun dengan banyak ingat pada Allah, membaca Al Qur’an sholat dengan benar dan khusu’. Sediakan waktu khusus untuk dzikir dan membaca Al Qur’an. Bangun malam hari , terutama sepertiga malam terakhir kerjakan sholat tahajjud. Pancaran gelombang fikiran pada sepertiga malam terakhir menyebar keseluruh alam semesta tanpa banyak mendapat rintangan, didengar dan disaksikan oleh tentara Allah (Malaikat) dilangit dan dibumi. Jadilah mahluk energi yang hidup kekal dan abadi. Demikanlah Al Qur’an mendukung pendapat James Ray tentang manusia sebagai mahluk energi dalam buku The Secret karya Rhonda Byrne, yang best seller di seluruh dunia sejak tahun 2007 yang lalu.

Rabu, 09 Juni 2010

Pusaran Energi Ka'bah dan Rahasia Multazam

Ketika seseorang menunaikan ibadah haji, hampir dipastikan setiap orang yang berthawaf akan menyempatkan diri untuk berdo’a di Multazam. Multazam adalah suatu tempat di dekat Ka’bah antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Konon, berdoa disini cepat dikabulkan Allah. Lalu, rahasia apakah yang menyebabkan berdo’a di tempat ini menjadi demikian mustajab ?

Hal ini akan dicoba ditelaah secara ilmiah, walaupun ada keterbatasan ilmu dan nalar.

Faktor-faktor penyebab Multazam menjadi tempat yang mustajab :
1. Faktor Nabi Ibrahim
2. Faktor Hajar Aswad
3. Faktor jutaan manusia yang berthawaf mengitari Ka’bah


1. Faktor Nabi Ibrahim
· Nabi Ibrahim adalah orang yang membangun Ka’bah bersama Nabi Ismail.
· Nabi Ibrahim adalah hamba yang berhati lembut. Dalam bahasa lain dikatakan bahwa hati yang lembut akan memancarkan cahaya dan aura yang positif. Semakin lembut dan iklas seseorang, maka pancaran auranya akan semakin kuat dan bisa meresonansi (baca : mempengaruhi) lingkungan sekitarnya. Bila kita dekat dengan orang yang saleh, maka hidup dan hati kita akan tenteram.
· Nabi Ibrahim adalah Rasul dengan kualitas kepasrahan dan keikhlasan yang sangat tinggi, sehingga oleh Allah beliau dijadikan teladan untuk umat manusia. Hal ini dibuktikan ketika beliau diperintahkan Nya untuk mengorbankan anaknya. Semua itu dijalani dengan penuh kepasrahan dan keikhlasan.

QS. Shaad (38) : 45

Dan ingatlah hamba-hamba Kami : Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang Tinggi.

· Dengan tingkat kepasrahan dan keikhlasan seperti ini, Nabi Ibrahim mempunyai pancaran energi yang luar biasa besarnya. Manusia dan lingkungan yang pernah menjadi lokasi aktifitas beliau akan teresonansi oleh energi beliau. Apalagi karya-karya yang lahir langsung dari tangan beliau – dengan bantuan Allah tentu saja
· Ka’bah adalah karya Nabi Ibrahim. Maka, di dalam Ka’bah ini – dengan izin Allah- tersimpan energi Nabi Ibrahim yang sangat besar. Apalagi Ka’bah menjadi tempat aktifitas beribadah selama bertahun-tahun, maka Ka’bah menyimpan energi yang positif. Dekat dengan Kab’ah serasa dekat dengan Nabi Ibrahim. Kita merasakan ketenangan, kedamaian dan kelembutan, persis seperti sifat Nabi Ibrahim. Maka berdo’a di dekat Ka’bah akan membantu kita untuk khusyuk dan hati menjadi tenang dan fokus pada saat berdo’a. Hilang semua kesombongan dan keangkuhan, sehingga do’a kita menjadi didengar oleh Allah.

QS. Al A’raaf (7) : 55

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas


2. Faktor Hajar Aswad (Batu Hitam)
· Hajar Aswad adalah Batu Hitam yang –konon- jatuh dari langit (kemungkinan besar meteor) yang memiliki kadar logam yang sangat tinggi.
· Hajar Aswad dijadikan sebagai salah satu bagian dari batu fondasi Ka’bah oleh Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim bersama Nabi Ismail mendapat perintah dari Allah untuk meninggikan fondasi Ka’bah yang sampai kini menjadi pusat peribadatan umat Islam.

Qs. Al Baqarah (2) : 127

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui".

· Energi yang dipancarkan oleh Nabi Ibrahim sepanjang interaksinya pada waktu itu tersimpan dalam sistem bangunan Ka’bah. Apalagi seusai membangun Ka’bah itu beliau berdua (Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail) berdo’a memohon agar ibadah dan do’a mereka diterima seperti ayat di atas. Hajar Aswad berfungsi sebagai semacam pintu masuk dan keluarnya energi Ka’bah karena memiliki daya hantaran elektromagnetik yang sangat tinggi. Energi Ka’bah mengalir deras di bagian ini meliputi orang disekitarnya. Karena itu orang yang berada paling dekat dengan Hajar Aswad (disitulah letaknya Multazam) itulah yang mengalami pengaruh paling besar karena getaran gelombang doanya berinteraksi dengan sistem energi Ka’bah.
· Hajar Aswad kemungkinan besar memiliki konduktivitas yang luar biasa.

Hal ini dibuktikan saat ada petir yang secara tiba-tiba menyambar Ka’bah pada tahun 1995. Anehnya, petir itu tidak menyambar pengkal petir di gedung-gedung tinggi di sekitar Masjidil Haram, melainkan menyambar Ka’bah. Secara ilmu fisika hal ini menunjukkan betapa dahsyatnya konduktivitas Hajar Aswad dibandingkan dengan Platina yang berada di ujung penangkal petir di gedung-gedung tinggi tersebut. Dalam keadaan biasa, petir seharusnya menyambar benda tertinggi dari permukaan tanah


3. Faktor Orang Berthawaf
· Sesungguhnya setiap perbuatan manusia menghasilkan gelombang eleltromagnetik. Gelombang ini memancar ketika kita sedang berpikir maupun sedang melakukan aktifitas fisik.
· Hal ini terjadi karena tubuh manusia merupakan kumpulan bio elektron yang berputar-putar di setiap atom penyusun tubuh kita. Ketika sedang berbicara, sebenarnya kita sedang memancarkan gelombang suara yang berasal dari getaran pita suara kita. Begitu pula, saat kita melakukan sesuatu, artinya kita sedang memantulkan gelombang cahaya ke berbagai penjuru. Jika tertangkap mata seseorang, gerakan atau perbuatan kita bisa dilihat olehnya.
· Bila kita sedang berpikir maka otak kita juga memancarkan gelombang-gelombang yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat perekam otak yang disebut EEG (Electric Encephalo Graph). Jadi, setiap aktifitas kita selalu memancarkan energi.
· Dalam Ilmu Fisika, kita mengenal Kaidah Tangan Kanan, yang berbunyi : Jika ada sebatang konduktor (logam) dikelilingi oleh listrik yang bergerak berlawanan dengan jarum jam, maka pada konduktor itu akan muncul medan gelombang elekromagnetik yang mengarah ke atas.
· Ketika jutaan orang berthawaf mengelilingi Ka’bah, hal ini akan seperti ada arus listrik yang sangat besar berputar-putar berlawanan dengan arah jarum jam mengitari Ka’bah. Kenapa hal ini terjadi ? Hal ini disebabkan tubuh manusia mengandung bio elektron. Ini disebabkan karena Ka’bah, khususnya Hajar Aswad telah berfungsi sebagai konduktor seperti dalam teori Kaidah Tangan Kanan. Bukan konduktor, tapi super konduktor !!
· Gelombang tersebut akan membantu kekuatan do’a orang-orang yang bermunajat di sekitar Ka’bah, khususnya yang berada di dekat Hajar Aswad.

Analogi dengan penyiar radio

· Pada saat seorang penyiar berbicara di depan mikropon, sebenarnya dia sedang menumpangkan suaranya pada gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh peralatan pemancarnya
· Suara dia bisa terdengar (dengan peralatan penerima) dari jarak yang sangat jauh. Hal ini terjadi karena energi suaranya “diangkut” oleh gelombang elektromagnetik dan dipancarkan oleh pemancar dengan power yang besar. Semakin besar powernya, akan semakin besar pula jarak tempuhnya, bisa menjangkau berkilo-kilo meter dari sumber suara.
· Orang yang berdo’a di dekat Multazam adalah laksana seorang penyiar radio yang sedang bertugas. Dia berada di depan “mirofon” Hajar Aswad. Ketika dia berdo’a, maka pancaran energi do’anya itu akan ditangkap oleh super konduktor Hajar Aswad untuk kemudian dipancarkan bersama-sama gelombang elektromagnetik yang mengarah ke atas akibat orang yang berthawaf.
· Dengan demikian energi do’a kita akan “menumpang” gelombang elektromagnetik yang keluar dari Ka’bah itu, mirip dengan yang terjadi pada radio. Kekuatan do’a kita menjadi berlipat kali besarnya dari semula karena dibantu oleh power yang demikian besar dari Ka’bah menuju Arasy Allah.
· Karena power yang demikian besar itulah maka berdo’a di Multazam menjadi demikian mustajab. Energi itu jauh lebih cepat sampai kepada Allah dan cepat pula mendapat balasannya.

(Source : www.hikmahfm.com, ringkasan dari buku "Pusaran Energi Ka'bah" karya Agus Mustofa)

Sholat Sebuah Meditasi Energi

Shalat adalah sebuah meditasi energi. Kenapa dikatakan demikian? Karena shalat harus dilakukan dengan penuh kekhusyukan dan konsentrasi agar kita bisa berkomunikasi dengan Allah. Selain itu, doa-doa yang kita baca dalam shalat ternyata menghasilkan energi positif, yang kekuatannya bergantung pada kekhusyukan kita.
Harus kita ingat, bahwa tujuan utama Shalat kita adalah berdzikir kepada Allah. Agar dzikir kita tersebut bermakna, maka kita harus bisa menghadirkan Allah dalam setiap kalimat maupun gerakan gerakan shalat yang sedang kita jalani. Kalau yang terjadi justru kita ingat segala macam, maka tujuan utama shalat kita itu menjadi tidak tercapai.

Apa yang harus kita lakukan agar meditasi energi kita berhasil. Yang pertama, harus kita pahami bahwa kuncinya adalah hati. Hati lebih berfungsi untuk merasakan dan memahami. Sedangkan pikiran (otak) lebih berfungsi, untuk berpikir, mengingat, menganalisa. Pikiran (otak) ada di dalam kepala, sedangkan Hati ada di dalam dada. Dengan pemahaman ini, berarti kita harus mempasifkan pikiran kita yang ada di kepala, dan kemudian mengaktifkan hati yang ada di dalam dada.

Rasakanlah bahwa ketegangan yang terjadi tidak di kepala melainkan di dada. Atau dengan kata lain, janganlah berpikir tentang apa pun termasuk Allah, tetapi rasakanlah atau ‘fahami’ kehadiran Allah.
Dengan bahasa yang berbeda, bisa juga dikatakan: pasifkanlah panca indera. Kemudian aktifkanlah indera ke enam atau hati. Kenapa demikian? Karena Allah tidak bisa kita lihat dengan mata, atau kita dengar dengan telinga, atau dengan potensi panca indera kita. Yang bisa kita lakukan adalah ‘merasakan’ atau ‘memahami’ kehadiran Allah dengan hati atau dengan indera ke enam.

QS. Al A’raaf (7) : 179
“Dan sesungguhnya Kami, jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebi sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”

Lihatlah, dalam ayat, ini Allah menyejajarkan penggunaan hati, dengan mata dan dengan telinga Artinya, Allah ingin memberikan kesan kepada kita bahwa fungsi hati adalah seperti panca indera, tetapi dengan mekanisme yang berbeda. Hati digunakan untuk memahami. Artinya, meskipun seseorang tidak bisa melihat dia tetap bisa memahami sesuatu dengan hatinya. Demikian pula, meskipun seseorang tidak bisa mendengar, dia tetap bisa memahami suatu persoalan, dengan cara yang lain.

Pemahaman yang ditangkap oleh hati lebih substansial dibandingkan dengan pancaindera. Memang kebanyakan manusia memahami sekitarnya lewat panca indera. Tetapi kita tahu bahwa orang yang melihat belum tentu memahami apa yang dia lihat. Orang yang mendengar juga belum tentu memahami apa yang dia dengar. Demikian pula orang yang meraba, belum tentu memahami apa yang dia raba. Tetapi kejadiannya bisa sebaliknya, bahwa seseorang bisa memahami pesoalan tertentu tanpa dia harus melihat, atau mendengar atau merabanya.

Karena itu, secara logika praktis, kita bisa melakukan meditasi tertentu, dan kemudian memahami ‘suatu persoalan’ secara langsung tanpa menggunakan panca indera kita. Cara inilah yang kita gunakan untuk mengkhusyukkan shalat kita. Panca indera kita pasifkan, dan yang kita aktifkan hati kita.
Cara ini juga yang digunakan Allah untuk menurunkan wahyu kepada para nabi dan rasul. Beliau-beliau memperoleh pemahaman wahyu itu tanpa harus melewati panca indera kemudian ke otak, melainkan langsung dipahami oleh hati. Hati yang sudah sangat tajam dan lembut, akan memperoleh pemahaman langsung yang lebih akurat dibandingkan pemahaman lewat panca indera. Karena panca indera dengan berbagai keterbatasannya seringkali malah menipu pemahaman kita.

Jadi yang kita lakukan dalam shalat kita itu, pada dasarnya adalah mencoba merasakan kehadiran Allah, sambil melakukan resonansi energi doa-doa yang kita baca untuk membuka hati kita. Mekanisme ini meniru mekanisme turunnya wahyu kepada para rasul, seperti saya jelaskan di atas. Demikian pula, cara ini seperti yang dilakukan oleh nabi Muhammad ketika berada di Sidratul Muntaha, saat Mi’raj di langit yang ke tujuh.
Maka apakah yang sedang terjadi ketika seseorang khusyuk di dalam shalatnya? Dia sebenarnya sedang melatih hatinya untuk bergetar mengikuti getaran-getaran lembut yang dipancarkan oleh doa-doa yang sedang dia ucapkan. Tetapi tentu saja, doa yang penuh dengan pemahaman. Bukan sekedar hafalan.

Jika ini yang terjadi dalam shalat kita, maka hati (indera ke enam) kita ini seperti sedang direparasi oleh Allah. Bintik-bintik hitam seperti kata Rasulullah akibat dosa-dosa kita itu, secara bertahap akan menghilang, sesuai dengan tingkat kekhusyukan kita. Jika sebelumnya hati kita tidak bisa beresonansi (bergetar) akibat banyak melakukan dosa, maka kekhusyukan shalat kita itu akan melembutkannya. Seperti sebuah pijat relaksasi yang kita lakukan terhadap badan kita ketika kita terlalu tegang atau capai. Maka, kekakuan hati kita akan mulai sirna. Hati menjadi lebih gampang bergetar oleh doa dan ayat-ayat yang kita baca pada saat shalat. Sebagaim ana disebutkan Allah bahwa hati orang orang yang beriman itu gampang bergetar ketika disebut nama Allah.
Bahkan Allah mengatakan, bukan hanya hatinya yang lembut, tetapi kulitnya juga akan ikut melembut. Ketika tercapai tingkatan ini, maka efek psikologisnya hidup kita akan menjadi tentram. Orang yang hidupnya tentram, sabar, tidak grusa grusu, dan penuh keikhlasan, akan menemui keteraturan dan kedamaian selama di dunia dan di akhirat. Masalah boleh berdatangan dalam hidupnya, tetapi ia menghadapinya dengan penuh ketenangan, dan tawakal kepada Allah Sang Maha Perkasa dan Maha Menyayangi.

Berkomunikasi Dengan Allah
Selain menyerap dan meresonansi hati kita dengan energi positif dari Allah, shalat kita juga menghasilkan pancaran energi. Pancaran energi itu memiliki dua kegunaan. yang pertama, bersifat vertikal alias hablum minallah. Dan yang kedua bersifat horisontal alias hablum minannas.
Pancaran yang bersifat vertikal berfungsi untuk berkomunikasi dengan Allah. Pusaran energi itu berasal dari hati kita saat berkomunikasi dengan Allah. Jadi kita berkomunikasi dengan Allah secara energial. Bukan menggunakan panca indera ataupun mulut kita. Karena sudah bisa dipastikan bahwa panca indera kita ini tidak mampu digunakan untuk melihat Allah, atau untuk mendengarNya.

Hal ini pernah juga dialami oleh nabi Musa ketika beliau berada di Gunung Sinai. Pada waktu itu nabi Musa mengatakan kepada Allah, bahwa beliau ingin melihat Allah. Akan tetapi akhirnya pingsan, sebelum Allah menampakkan DiriNya.

QS. Al A’raaf (7) : 143
“Dan ketika Musa datang untuk (bermunajat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman kepadanya, berkatalah Musa : ya Tuhanku, nampakkanlah (DiriMu) kepadaku agar aku dapat melihatMu Tuhan berfirman : Kamu sama sekali tidak akan mampu melihatKu, tapi lihatlah bukit itu, jika ia tetap di tempatnya, maka kamu akan mampu melihatKu. Ketika Tuhan menampakkan Diri kepada gunung itu, maka hancurlah gunung itu, dan Musa pun pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata : Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepadaMu dan aku adalah orang yang pertama-tama. beriman. “

Eksistensi Allah sangatlah dahsyat, di luar kemampuan makhlukNya. Jangankan melihat Allah, melihat matahari ciptaan Allah saja mata kita pasti buta. Atau jangankan mendengar Allah, mendengar petasan meletus di dekat telinga kita saja, pendengaran kita jadi tuli. Jadi jangan pernah berharap kita bisa berkomunikasi dengan Allah melalui panca indera.Yang bisa kita lakukan adalah berkomunikasi dengan Allah lewat hati kita, secara energial. Dan begitulah, sekali lagi, mekanisme turunnya wahyu dari Allah kepada para rasuINya. QS. Asy Syuura (42) : 51
“Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata denganNya kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir, atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizinNya apa yang Dia kehendaki Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.”

QS. Asy Syu’araa (26)
“Dan sesungguhnya Al Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan Semesta Alam Dia dibawa turun oleh Ruhul Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang orang yang memberi peringatan.”

Dan ternyata, mekanisme wahyu ini bukan hanya digunakan kepada manusia, tetapi juga kepada malaikat (QS. 8:12), kepada lebah (QS. 16:68), dan kepada langit (QS. 41:12). Di sini kita semakin jelas, bahwa. wahyu dipahami oleh para Rasulullah tidak lewat panca indera. Demikian pula ketika disampaikan kepada malaikat, kepada lebah dan kepada langit, tidak melalui ‘panca indera’. Ada mekanisme lain untuk memahami wahyu. Kalau manusia, memahaminya dengan hati atau indera ke enamnya.

Maka, mekanisme inilah yang harus kita pahami agar kita bisa berkomunikasi dengan Allah. Kalau hati kita belum cukup tajam untuk melakukan komunikasi itu, harus dilatih. Bagaimana cara melatihnya? Lakukanlah banyak-banyak, berdzikir kepada Allah, membaca dan memahami Al Quran, merenungkan alam sekitar dalam kaitannya dengan Sang Pencipta.
Intinya, janganlah melakukan ibadah hanya ikut-ikutan saja, tetapi lakukanlah dengan sepenuh penghayatan dan pemahaman. Insya Allah, Dia akan memberikan kelembutan kepada hati kita, sehingga kita berkomunikasi dengan Allah sebagai para rasul juga berkomunikasi dengan Allah.

Selain pancaran energi yang bersifat vertikal, ketika shalat kita juga memancarkan energi secara horisontal. Energi ini akan meresonansi sekitar kita, manusia, binatang, tumbuhan, rumah dan seluruh lingkungan kita. Apakah dampaknya?
Lingkungan kita maupun orang yang dekat dengan kita akan ikut tentram dan damai. Maka Allah pun mengatakan kepada nabi Muhammad saw: “Tidak Aku utus engkau Muhammad, kecuali untuk menebar rahmat kepada semesta alam (QS. Al Anbiyaa : 10)

Senin, 07 Juni 2010

ANTARA PEMBANGKITAN ENERGI & MISTIK

Manusia dapat menghasilkan tiga kekuatan : kekuatan fisik, kekuatan alam dan kekuatan gaib. 
Kekuatan fisik yaitu kekuatan yang ada pada fisik dengan energi yang dihasilkan oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi atau melakukan latihan-latihan fisik tertentu sehingga kekuatan fisik manusia yang sempurna melebihi kekuatan fisik manusia biasa. 

Kekuatan alam yaitu kekuatan fisik yang menarik kekuatan alam sehingga fisik menyatu dengan kekuatan alam. Kekuatan gaib yaitu kekuatan fisik yang dipengaruhi oleh sesuatu yang gaib.  

Proses pembangkitan energi : 

1. Energi Fisik : 
Dalam ilmu fisika manusia mempunyai energi dasar yang dihasilkan oleh makanan dan minuman yang dikomsumsi, misalnya manusia dapat melakukan kegiatan antara lain, bekerja, berlajar, olahraga dan sebagainya. Besar kecil kemampuan yang dihasilkan oleh usaha manusia diukur dengan energi yang dihasilkannya. Apabila manusia mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat menghasilkan energi dasar maka energi dasar tersebut dapat dipupuk dan dilatih dengan latihan fisik, misalnya fitnes, latihan pernafasan, latihan jurus silat, latihan kepekaan panca indra dan sebagainya. Dengan latihan yang baik maka energi manusia dapat menghasilkan kekuatan yang dahsyat diluar kemampuan manusia biasa. 
 
 Ada beberapa kekuatan fisik yang sempurna : 

Kekuatan tenaga dalam 
Kekuatan tenaga dalam sering kita lihat pentas unjuk kehebatan para pemain silat, mereka dengan mudah mematahkan besi dengan tangannya atau menghancurkan tumpukan batu bata yang banyak dan menghancurkan es batu dengan kepalanya. Jika manuisa mengandalkan tenaga dasar maka besi, tumpukan bata dan es batu tidak mungkin hancur dengan fisik, tetapi tenaga dasar yang selalu dilatih dengan latihan fisik yang baik akan menghasilkan tenaga yang sempurna melebihi tenaga manusia biasa. 

Kekuatan pandangan mata. 
Pandangan mata pada dasarnya hanya dapat digunakan untuk melihat, tetapi pandangan mata jika dilatih dengan latihan kepekaan panca indra maka mempunyai kekuatan yang luar biasa, misalnya pandangan mata karena kebencian dapat mempengaruhi seseorang (Hipnotis). 

Nabi saw bersabda : "Mata adalah benar, dapat membuat orang jatuh dari tempat yang tinggi" (HR. Ahmad dan Hakim)

"Kebanyakan orang yang mati dari umatku setelah Qadho dan Qadar Alloh adalah karena mata" (HR.Bukhari). 

Pandangan mata yang terlatih dapat membohongi penglihatan mata orang lain alias mensihir pandangan orang lain. 

Firman Alloh : "Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka. (QS. Al Qalam : 51).

"Musa menjawab : Lemparkan (lebih dahulu), maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (menakjubkan)" (QS. Al A'raf : 116).
2. Energi Alam : 
Tubuh manusia dapat dilatih mengendalikan kekuatan alam seperti kekuatan angin, kekuatan matahari, kekuatan air dan sebagainya. Apabila tubuh sudah terlatih mengendalikan kekuatan alam maka tubuh akan terasa akrab dengan alam tanpa ada rasa kekurangan yang ada hanya rasa keharmonisan antara tubuh dengan alam. (dengan energi ciptaan Allah) Tubuh manusia juga dapat menarik kekuatan alam dengan cara tertentu sehingga kekuatan alam dan kekuatan tubuh menyatu dan dapat menghasilkan kekuatan fisik yang luar biasa, karena dalam ilmu Hikmah  kekuatan tubuh manusia mempunyai keserasian dengan kekuatan alam, seperti manusia mempunyai tujuh kekuatan; kekuatan pendengaran pada telinga, kekuatan penglihatan pada mata, kekuatan penciuman pada hidung, kekuatan cita rasa pada lidah, kekuatan raba pada tangan, kekuatan fikiran pada akal dan kekuatan ucapan pada mulut. Serasi dengan tujuh gugusan bintang yang ada dilangit. 

Kekuatan manusia yang serasi dengan alam yang ada diatas (langit) disebut kekuatan "Alam Uluwi" dan kekuatan manusia yang serasi dengan alam yang ada bawah (bumi) disebut kekuatan "Alam Sufli". Adanya keserasian antara manusia dengan alam membuat fisik manusia menjadi akrab dan menyatu dengan kekuatan alam, sehingga kekuatan fisik manusia dapat merealisasikan segala kekuatan yang ada dialam. (energi Alam Semesta) Untuk dapat mengendalikan dan menarik kekuatan alam dalam fisik manusia dibutuhkan penjajakan keindahan alam dan latihan tertentu agar kekuatan alam akrab dengan tubuh manusia atau tubuh manusia dapat menyatu dengan alam sehingga dapat melahirkan energi yang sangat hebat melebihi energi manusia biasa.
Pembangkitan itu bisa melalui olah nafas, silat tenaga dalam, meditasi, senam yoga dan banyak lagi yang tidak bisa disebutkan disini karna akan banyak dan panjang sekali. hehehehe,,,,,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...